Senin, 03 Februari 2020

7 (tujuh) Sinyal S.O.S Di Gunung



Melakukan perjalanan ke alam liar tentunya membutuhkan sebuah keberanian yang tinggi. Resiko yang tidak mudah akan dihadapi pada saat perjalanan di tengah-tengah belantara apa lagi ditambah dengan minim petunjuk dan harus membuka jalur. Tentu perjalanan ini akan memakan waktu yang lebih lama dari perencanaan awal.

Termasuk pada saat mendaki sebuah gunung, tidak jarang pula kita mendengar orang-orang yang tersesat pada saat melakukan perjalanan baik saat naik ataupun saat turun. Akibat dari tersesat ini tentulah resikonya akan sangat berat jika tidak segera tertolong oleh tim SAR pada pengelola pendakian. Ada beberapa cara meminta pertolongan yang bisa kita lakukan pada saat kita tersesat di hutan ataupun di gunung, antara lain:

  1. API, buatlah 3 api unggun yang jaraknya kurang lebih 25 meter dari setiap api unggun. Atau bisa juga membakar pohon kering sehingga kobaran api akan terlihat jelas dari atas.
  2. PELUIT, benda ini apabila ditiup bisa terdengar sejauh 1,5 km. Buatlah tanda sandi morse dari bunyi peluit ini untuk meminta bantuan kepada tim penyelamat.
  3. KAIN BERWARNA KONTRAS, pada saat tersesat bisa juga menyobek kain kita yang berwarna kontras dengan alam, ini bertujuan untuk mempermudah penglihatan sebagai tanda darurat pertolongan oleh tim SAR yang akan menyelamatkan.
  4. SENTER, adalah satu perlatan yang paling penting selama pendakian dan survival, karena lampu senter ini bisa menunjukkan seseorang berada dengan tepat terutama pada malam hari.
  5. ASAP, selain untuk menghangatkan tubuh kita yang menggigil selama di dalam hutan, asap yang mengepul dari pembakaran juga menunjukkan adanya kehidupan di sekitar tempat tersebut.
  6. CERMIN, dalam keadaan darurat kita bisa menggunakan cermin ini untuk memantulkan cahaya matahari ke atas, tentunya di area yang ada sinar matahari yang bisa mengenai kaca tersebut.
  7. BENDA-BENDA ALAM, bisa menggunakan benda-benda alam untuk memberikan sinyal yang bisa dilihat dari udara
Pada saat kita sudah memutuskan untuk berpetualang ke alam bebas, sudah seharusnya kita harus persiapakan peralatan kita se aman mungkin. Sehingga pada saat terjadi sesuatu kita bisa menggunakan benda kita sebagaimana yang kita harapkan. Semoga tidak pernah terjadi hal-hal yang membahayakan kepada kita selama petualangan di alam yang luas ini, aamiin.

4 komentar

  1. Bagus, sangat membantu,
    ditunggu ilmu berikutnya yaah, lebih bagus lagi ada pengalama prinadi sharing ilmunya, jadi lebih seru dan pembaca lebih berimajinasi...ardhi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe thank you kak ardi atas masukannya dan insya allah dari cerita yang lain merupakan pengalaman pribadi

      Hapus


EmoticonEmoticon