Selasa, 13 Februari 2024

Hijaunya Merbabu Pasca Kebakaran



Kebakaran yang melanda di gunung Merbabu beberapa waktu lalu berdampak rusaknya eksositem di Taman Nasional Gunung Merbabu, dari Basecamp Suwanting, Basecamp Wekas, Basecamp Cunthel, Basecamp Thekelan dan Basecamp Timboa. Banyak flora dan fauna yang rusak dan butuh sekitan tahun untuk bisa kembali seperti semula.

Upaya-upaya yang dilakukan dari berbagai basecamp yakni mengadakan tanam 1001 pohon di kaki gunung Merbabu yang diprakarsai oleh official Balai Taman Nasional Gunung Merbabu bekerjasama dengan relawan-relawan peduli lingkungan yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah. 

Salah satunya Basecamp Timboa, kecamatan Ampel, Kabutapen Boyolali yang menjadi jalur alternatif pemadaman kebakaran pada tahun 2023 yang lalu. Jalur pendakian lama hampir semua berubah manjdi jalur-jalur air dengan kedalaman 2-3 meter. Jalur pendakian yang terpotong oleh arus air yang tidak bisa terkontrol di awal musim hujan membuat basecamp membuat jalur pendakian baru dengan melewati hutan di sisi sebelah kanan kampung Timboa. 

Jalur Baru dari Basecamp - Pos 3 Mainan

Saya bersama teman dari Banten, bang Oby, Mas Iwan dan dari Bawen Bang Bon-Bon melewati jalur lama karena start kami pada malam hari dan jalur baru sangat rawan dengan akses yang masih terbatas. Pukul 19:30 kami memulai perjalanan naik ke area penanaman. Di tengah perjalanan Bang Bon-Bon yang sudah lama tidak naik gunung, nafas sudah engap dan minta berhenti untuk mendirikan tenda. Kami pilih di Encuring Bacin kami tempatkan tenda kami untuk bermalam.

Pukul 02:00 dini hari kami bangun dan melanjutkan perjalanan kami dengan target pertama di Pos 3 Mainan sebagai tempat penanaman pohon. Kami meniti jalur-jalur pendakian yang tergerus air hujan dan rumput-rumput yang tumbuh belum terlalu lebat sehingga mempercepat perjalanan kami. Kami menjinjing bibit kami hingga kami sampai di Pos 3 pada pukul 05:15. Sejenak saya ambil wudlu dengan tayamum untuk melaksanakan sholat subuh. Setelahnya kami menikmati pagi dengan sun rise cantik yang merekah dengan berlatar belakang punukan sabana pos 5.

Indahnya Sun Rise di Musim Hujan

Sun rise menyingsing kami bergegas untuk melakukan penanaman dengan arahan dari basecamp. Berharap tanaman yang kami tanam akan tumbuh dengan subur dan bisa menghijaukan kembali lereng Merbabu. Semoga tahun-tahun yang akan datang tidak terjadi lagi kebakaran di gunung Merbabu ini.



Satu keberuntungan kami saat turun dan sampai pos 2 jalur lama, kami sempat melihat satu rusa yang gemuk bejalan di antara pohon-pohon kering. Semoga rusa tersebut bisa bertahan dan beranak pinak untuk keseimbangan ekosistem gunung Merbabu. Aamiin.


2 komentar

  1. Syukur Alhamdulillah, msih bisa ikut berpartisipasi hijaukan Merbabu,, sehat sllu untuk semua pegiat alam n semua partner sang pemilik akun bang adi n obi serta Iwan, sehat sellu, tak lupa babe, bang sony, n jalak pihk bc timboa, bagi sya pribadi saya penasaran trek timboa, mungkin lain kesempatan dicoba lgi dng persiapan fisik yg bagus, bang adi namaku jangn pkai spasi(bonbon) semangat untuk Merbabu hijau

    BalasHapus
  2. Sangat menginspirasi. Semoga senantiasa lestari alam gunung merbabu

    BalasHapus


EmoticonEmoticon