Selasa, 16 Juli 2019

Timbua Surga Merbabu Yang tersembunyi

Gunung Merapi dari puncak Gunung Merbabu

Terkadang orang masih awam dengan nama Timbua, Ampel, Boyolali. Karena memang belum familiar buat para pendaki kecuali warga lokal atau desa tetangga. Semoga dengan munculnya tulisan ini akan bermanfaat buat para pecinta alam yang menyukai tantangan dengan segala bentuk perjalanannya. 

Timbua adalah sebuah desa yang terletak di lereng gunung Merbabu sebelah timur dan merupakan desa tertinggi di Kecamatan Ampel sebelah utara. Dari jalan raya kurang lebih 6-7 Km dengan jalan betonisasi hingga ke basecamp Timbua. Namun harap menggunakan kendaraan yang benar-benar fit karena untuk sampai basecamp jalannya sangat menanjak, apalagi jelang basecamp dan khususnya motor matic.

Timbua ini menjadi salah satu basecamp Taman Nasional Gunung Merbabu yang telah diresmikan pada tahun 2016 lalu, namun karena kurang pemasarannya hingga akhirnya belum banyak yang tahu keberadaan basecamp ini. Perlu diketahui jalur pendakian Timbua ini merupakan surga tersembunyi di gunung Merbabu. Karena jalur ini merupakan jalur sebelah timur dan merupakan jalur sun rise. Dimanapun para pendaki mendirikan tenda akan mendapatkan sun rise yang sangat cantik bila cuaca cerah. Meski di basecamp pun kita tidak perlu susah payah untuk mengejar sun risenya.

Jalur ini masih rimbun dengan rumput rumput liar sehingga jika ingin mendaki disarankan menggunakan celana dan pakaian panjang, sehingga tidak tergores ilalang liar di sepanjang jalan. Dimulai dari basecamp pendakian akan bertemu dengan ladang petani yang sangat panjang, kurang lebih 1,5 jam kita akan bertemu dengan Endureng Bacin, Tempat ini menjadi tempat untuk istirahat sejenak setelah melintasi ladang petani. Menuju pos 1 dari sini membutuhkan waktu 20 menit dan kita akan disambut dengan rumput rumput liar yang akan mulai membelai tangan dan langkah kaki para pendaki. Pos 1 SIMPANGAN ini biasanya digunakan untuk istirahat sejenak dan mengisi air buat perbekalan ke atas. Air bisa diambil dari pipa mata air yang mengalir dengan mamasukkan semacam sedotan sehingga bisa mengalir ke botol.

Menuju pos 2 tidak lah terlalu lama karena hanya 20 menit kita akan sampai di sini yang diberi nama PAMPONG SEGER. Tempatnya sangat teduh karena pohon pohon di sini sangat rindang dan cukup nyaman untuk mendirikan tenda. Di sebelah selatannya sudah mulai nampak sabana yang hijau dengan rumput tebalnya. 

Dari pos 2 inilah kita akan diuji dengan Tanjakan Jahanamnya Timbua, kurang lebih 200 meter dari pos 2 ini ada satu tanjakan yang cukup panjang dengan kemiringan hampir 80 derajat. Jadi pada tanjakan ini siapkan suplemen yang kira-kira bisa dibuat makan di sepanjang jalur. Namun jangan lupa sampahnya tetap dibawa ya kawan-kawan hehehehe. Kurang lebih tanjakan jahanam ini panjangnya 200 meteran, setelah itu kita akan bertemu dengan sabana hingga sampai pos 3. Pesona gunung-gunung yang di sekitar Merbabupun bermunculan satu persatu. Dimulai dengan gunung Telomoyo di sebelah utara yang dibayang-bayangi gunung Ungaran. Kemudian Gunung Andong juga akan kelihatan saat kita sudah mendekati Pos 3.

Pos 3 dengan nama MAINAN 2 ini sangat luas, biasanya digunakan untuk upacara memperingati hari Kemerdekaan RI oleh kelompok pecinta alam dari PT. Primayudha yang dikenal dengan nama PRIMAPALA. Di kanan kiri pos ini banyak sekali edelwis yang tumbuh subur, namun cukup dilihat saja ya teman, jangan dipetik atau boleh juga kok mengabadikan dengan kameranya hehehehe. Selain menjadi tempat upacara tempat ini juga digunakan untuk mendirikan tenda, rumput yang tebal seolah menjadi kasur yang empuk di atas tenda kita. Sedikit cekungan bukit ini, pos 3 juga bisa sedikit terlindungi dari badai yang setiap saat bisa terjadi di gunung Merbabu ini.

Jarak dari pos 3 menuju ke pos 4 juga tidak terlalu jauh, hanya membutuhkan waktu 20-30 menit untuk sampai pos 4 yang bernama KIHAJAR SAMPURNO ini. Tidak jauh beda dengan pos 3, pos 4 ini cukup nyaman untuk mendirikan tenda, namun tidak terlalu luas lokasinya kurang lebih 5-6 tenda untuk tenda kapasitas 3 orang. Pos 4 ini merupakan pertengahan pendakian melalui jalur Timbua ini apabila camp di sini bisa summit attack pukul 04:00 WIB, untuk mendapatkan sun rise di Puncak Syarif namun harap diingat embun pagi pasti akan membasahi kaki teman-teman mengingat rumput yang sangat tebal.

Menuju pos 5 WATU TUMPANG kita akan menyusuri sabana yang sangat luas di sepanjang jalan hanya sabana di sini berbeda dengan jalur Suwanting ataupun Selo. Sabana di jalur Timbua berada di kemiringan dan jalur dibuat zig zag sehingga membutuhkan waktu lumayan lama untuk sampai di pos 5. Kurang lebih 1,5 jam dengan view gunung Lawu, Andong, Telomoyo dan Ungaran di sepanjang perjalanan. Pos Watu Tumpang ini sangat luas dengan dataran yang cukup nyaman dan sun rise pun akan kita lihat saat membuka tenda jika kita mendirikan tenda di sini. Bisa mencapai puluhan tenda dengan bergam ukuran.

Watu Tumpeng itu sebenarnya berada di atas pos 5 kurang lebih 20 menit perjalanan untuk mencapai lokasi ini. Di sana kita akan melihat keindahan surga tersembunyi di Timbua sesungguhnya. Belahan Merbabu yang berkelok kelok seakan menjadi suguhan setiap mata memandang. Di pucuk watu Watu Tumpeng kita akan melihat view Sindoro Sumbing yang terlihat gagah di sebelah barat sana. Dan di sebelah selatan nampak malu-malu gunung Merapi mengintipnya. Setelah ini kita akan bertemu dengan Jembatan Syirotol Mustaqiim yang lumayan exstrem dengan kanan kiri jurang yang sangat dalam dan sepanjang jalan kita juga akan bertemu dengan bunga Timbua yang sangat cantik. Dari sini puncak Syarif tidak jauh lagi yang sebelumnya kita melewati Puncak dari Siabi Untuk Bangsa.

Bunga Timbua
Puncak Syarif dengan ketinggian 3118 MDPL menjadi salah satu puncak dari gunung Merbabu ini. Untuk menuju ke Puncak Kenteng Songo, dan Puncak Trianggulasi kita harus turun terlbih dahulu dari Puncak Syarif ini. Kurang lebih 30 menit untuk mencapai kedua puncak ini yang mana kita akan melewati Jembatan Setan yang sangat familiar dari jalur Wekas, Cuntel dan Thekelan ini.

Watu Tumpeng

Comments


EmoticonEmoticon