Postingan

Tips Jika Kita Tersesat di Hutan

Gambar
Inilah hal-hal yang harus dilakukan ketika kita tersesat di hutan ataupun di gunung. Langkah-langkah yang efisien serta dapat menghemat energi adalah sebagai berikut: STOP Bukan berarti kita berhenti untuk melakukan sesuatu akan tetapi lebih mengarah kepada apa yang harus kita lakukan. STOP berarti Stop (berhenti), Think (berfikir), Observe (amanti), Plan (Rencana). Tersesat di hutan atau di gunung memang menjadi momok tersendiri kepada merekan yang menyukai kegiatan outdoor, sehingga sudah sepantasnya dan seharusnya sebagai seorang yang menyukai kegiatan tersebut haruslah bisa berfikir tenang dan mengambil sebuah keputusan dengan pertimbangan. Buat Keputusan-Keputusan Pertama yang Tepat Anda boleh mulai bergerak jika anda sudah menunggu dan yakin tidak ada seseorang yang akan datang untuk melakukan penyelamatan. Apabila anda berjalan kaki dan mengetahui bahwa posisi anda tidak jauh dari pemukiman, cobalah untuk mencari tahu dari mana anda berangkat dan kembali pada titik yang anda ken...

Mendaki Gunung Lawu Part I (Ketemu Bule Lagi)

Gambar
Bule Oh Bule Perjalanan kali ini kami mulai dari Kota Salatiga tepatnya waktu itu dengan berjanjian dengan Kak Ardhi yang kala itu mengantar barang ke Semarang. Janjian awal adalah mau silaturrohiim ke tempat beliau dan paginya akan ke Gerojogan Sewu Tawangmangu. Namun setelah dipikir-pikir karena lokasi tersebut ada di kaki Gunung Lawu, akhirnya kami memutuskan untuk naik Gunung Lawu lewat basecamp Cemoro Sewu. Sesampai di tempat kak Ardhi saya dipersilahkan istirahat sementara beliau pergi ke kantornya kembali untuk laporan dari tugas-tugasnya. Sementara saya berkomunikasi dengan bang Mbegog Soak Solo untuk diajak gabung naik ke Gunung Lawu dan beliaupun menyanggupinya. Perjalanan dari Karanganyar kami mulai pada sore hari pukul 5 yang kala itu diiringi dengan hujan rintik-rintik. Dengan motor kami pacu perjalanan kami ke basecamp Cemoro Sewu. Karena tidak tau jalan saya hanya nebeng di belakang dan pada pukul 18:30 kami sudah sampai di basecamp Cemoro Sewu dan menunggu kedatangan ba...

Merapi Part II (Ada Bule di Merapi)

Gambar
Merbabu dari Merapi Pengalaman menapakkan kakiku yang pertama membuat saya benar-benar ketagihan untuk kembali ke Merapi. Selain itu aktivitas di media sosial yang akhirnya menambah bnnyak teman-teman yang memiliki keinginan yang sama untuk menghabiskan sebuah liburan di sebuah gunung yang kemudian mengagendakan untuk janji bertemu di Merapi bersama. Shelter Penggiat Alam merupakan kelompok pecinta alam yang diadministrasi oleh beliau Kang Musvero (Pemalang) menjadikan grup pertama di media sosial yang merencakan tanggal 23 dan 24 Maret untuk bertemu di Pasar Bubrah gunung Merapi.  Berkoordinasi dengan telepon seadanya waktu itu dengan memanfaatkan bonusan menelpon pada sesama kartu GSM, selama H minus seminggu. Ada yang dari Surabaya (Nico), Jakarta (Hery), Bandung, Pemalang (Musvero), Demak (Mr. Adi), Semarang, Cirebon (Afirman K), Wonogiri (Ardi), Solo (Belind Ard), dan beberapa kota lainnya yang jumlahnya waktu itu ada kurang lebih 55 orang,  Depan Basecamp Barameru Pada h...

Mendaki Gunung Ungaran Part II

Gambar
Di Puncak Bersama Danar Didik Akhir tahun 2011 kala itu adalah menjadi tahun kebangkitan saya untuk mendaki gunung, diawali mendaki Gunung Muria pada malam 1 Syuro waktu itu, dan dilanjutkan dengan pendakian Gunung Ungaran pada malam tahun baru 2012. Kami satu rombongan dari berbagai kelompok kala itu antara lain, Kelompok Pengajian Rutin, Kelompok Bimbel serta beberapa rekan teman-teman dari Pemuda Muhammadiyah yang menjadi petunjuk jalan waktu itu. Saya sendiri sudah pernah naik Gunung Ungaran pertama pada tahun 2009 nan dan kami lewat Gedong Songo, namun karena belum tahu jalur akhirnya kamipun hanya sampai di pertengahan jalan, dan paginya kami kembali lagi ke Candi Gedong Songo. Singkat cerita kami mengemas segala perbekalan kami dan pendakian kali itu adalah pendakian yang sebenarnya menguntungkan karena segala bentuk pendakian adalah mendapat sponsor dari beberapa AUM dengan misi mengibarkan benderan Pemuda Muhammadiyah di Gunung Ungaran serta giat bersih-bersih di jalur pendaki...

Merapi Part I

Gambar
Besama Bule Norwegia di Puncak Merapi Kisah pertamaku ke Gunung Merapi di awali pada tahun 2012. Saya diajak seorang teman media sosial kala itu, beliau tinggal di Bawen. Kemudian kami sepakat untuk bertemu di Kebun Kopi Bawen. Singkat cerita kami bertemu pada pukul 3 sore dan karena cuaca yang sedang gerimis kami langsung menuju basecamp gunung Merapi di Selo Boyolali. Pertama menginjakkan kaki di basecamp, rasanya sore itu sangat dingin sekali, selain diguyur sepanjang jalan, namun udara gunung yang cenderung mendung menambah dinginnya sore itu. Akhirnya kami berdua sepakat untuk mendaki Gunung Merapi pada tengah malam. Sebelumnya kami registrasi pendakian dan pada saat itu harga tiket masuk merapi masih Rp. 3000 dan parkir motor masih Rp. 2000. Barameru basecamp, akhirnya memberikan kami secarik tiket dan denah perjalanan untuk menuju ke puncak. Di sanalah akhirnya saya kenal dengan beberapa pendaki lain dan saling tukar nomor hp untuk saling berbagi informasi tentang pendakian....

Sunset di Gunung Kelir Tapak, Jambu, Ambarwa

Gambar
Perjalanan kami berawal dari kota Salatiga saat bertemu teman dan hendak mencari sunset di Bukit Kelir. Mendengar kata bukit Kelir yang terlintas adalah pemikiran tentang arti dari kata Kelir yang berarti WARNA. Sehingga bukit Kelir sendiri merupakan bukit yang penuh dengan warna artinya memiliki pemandangan yang tidak kalah cantik dengan tempat-tempat lain.  Menggunakan sepeda motor kami berboncengan melewati jalan lingkar Ambarawa dan melintasi desa Jambu. Menuju arah ke Magelang kita akan bertemu dengan Desa Tapak yang dilintasi rel kereta api wisata dari stasiun Tuntang - Ambarawa dan menuju tujuan terakhir di Bedono dan kembali lagi ke Ambarawa. Dari desa Tapak kita belok kiri dan menuju ke arah basecamp bukit kelir yang terletak 1 km dari arah jalan raya. Sesampai basecamp kami registrasi dengan membayar harga tiket masuk sebesar Rp. 5000 per orang dan parkir motor Rp. 3000. Tidak lupa kami membeli bekal makanan untuk perjalanan. Setelah selesai registrasi dan sholat ashar, k...

Kisah Mistis Gunung Merbabu Part I (Penunggu Jalur Pendakian Basecamp Thekelan)

Gambar
Gagahnya Puncak-Puncak Merbabu Dari Pucak Tower                            Perjalanan waktu itu kami mulai dari percakapan kami di media sosial, yang akhirnya                                    kami dipertemukan di kota D. Mereka berempat dari kota Jawa Timur dengan naik                                           kendaraan umum dan mereka singgah sesaat di kota D sebelum melanjutkan perjalanan                                 menuju Gunung Merbabu. Singkat cerita, siang itu kami berangkat berdelapan dengan mengendarai motor. Kurang lebih 3 jam sampailah kami di Kopeng dan kami memutuskan unt...