Postingan

Mendaki Gunung Ungaran Part II

Gambar
Di Puncak Bersama Danar Didik Akhir tahun 2011 kala itu adalah menjadi tahun kebangkitan saya untuk mendaki gunung, diawali mendaki Gunung Muria pada malam 1 Syuro waktu itu, dan dilanjutkan dengan pendakian Gunung Ungaran pada malam tahun baru 2012. Kami satu rombongan dari berbagai kelompok kala itu antara lain, Kelompok Pengajian Rutin, Kelompok Bimbel serta beberapa rekan teman-teman dari Pemuda Muhammadiyah yang menjadi petunjuk jalan waktu itu. Saya sendiri sudah pernah naik Gunung Ungaran pertama pada tahun 2009 nan dan kami lewat Gedong Songo, namun karena belum tahu jalur akhirnya kamipun hanya sampai di pertengahan jalan, dan paginya kami kembali lagi ke Candi Gedong Songo. Singkat cerita kami mengemas segala perbekalan kami dan pendakian kali itu adalah pendakian yang sebenarnya menguntungkan karena segala bentuk pendakian adalah mendapat sponsor dari beberapa AUM dengan misi mengibarkan benderan Pemuda Muhammadiyah di Gunung Ungaran serta giat bersih-bersih di jalur pendaki...

Merapi Part I

Gambar
Besama Bule Norwegia di Puncak Merapi Kisah pertamaku ke Gunung Merapi di awali pada tahun 2012. Saya diajak seorang teman media sosial kala itu, beliau tinggal di Bawen. Kemudian kami sepakat untuk bertemu di Kebun Kopi Bawen. Singkat cerita kami bertemu pada pukul 3 sore dan karena cuaca yang sedang gerimis kami langsung menuju basecamp gunung Merapi di Selo Boyolali. Pertama menginjakkan kaki di basecamp, rasanya sore itu sangat dingin sekali, selain diguyur sepanjang jalan, namun udara gunung yang cenderung mendung menambah dinginnya sore itu. Akhirnya kami berdua sepakat untuk mendaki Gunung Merapi pada tengah malam. Sebelumnya kami registrasi pendakian dan pada saat itu harga tiket masuk merapi masih Rp. 3000 dan parkir motor masih Rp. 2000. Barameru basecamp, akhirnya memberikan kami secarik tiket dan denah perjalanan untuk menuju ke puncak. Di sanalah akhirnya saya kenal dengan beberapa pendaki lain dan saling tukar nomor hp untuk saling berbagi informasi tentang pendakian....

Sunset di Gunung Kelir Tapak, Jambu, Ambarwa

Gambar
Perjalanan kami berawal dari kota Salatiga saat bertemu teman dan hendak mencari sunset di Bukit Kelir. Mendengar kata bukit Kelir yang terlintas adalah pemikiran tentang arti dari kata Kelir yang berarti WARNA. Sehingga bukit Kelir sendiri merupakan bukit yang penuh dengan warna artinya memiliki pemandangan yang tidak kalah cantik dengan tempat-tempat lain.  Menggunakan sepeda motor kami berboncengan melewati jalan lingkar Ambarawa dan melintasi desa Jambu. Menuju arah ke Magelang kita akan bertemu dengan Desa Tapak yang dilintasi rel kereta api wisata dari stasiun Tuntang - Ambarawa dan menuju tujuan terakhir di Bedono dan kembali lagi ke Ambarawa. Dari desa Tapak kita belok kiri dan menuju ke arah basecamp bukit kelir yang terletak 1 km dari arah jalan raya. Sesampai basecamp kami registrasi dengan membayar harga tiket masuk sebesar Rp. 5000 per orang dan parkir motor Rp. 3000. Tidak lupa kami membeli bekal makanan untuk perjalanan. Setelah selesai registrasi dan sholat ashar, k...

Kisah Mistis Gunung Merbabu Part I (Penunggu Jalur Pendakian Basecamp Thekelan)

Gambar
Gagahnya Puncak-Puncak Merbabu Dari Pucak Tower                            Perjalanan waktu itu kami mulai dari percakapan kami di media sosial, yang akhirnya                                    kami dipertemukan di kota D. Mereka berempat dari kota Jawa Timur dengan naik                                           kendaraan umum dan mereka singgah sesaat di kota D sebelum melanjutkan perjalanan                                 menuju Gunung Merbabu. Singkat cerita, siang itu kami berangkat berdelapan dengan mengendarai motor. Kurang lebih 3 jam sampailah kami di Kopeng dan kami memutuskan unt...

Embung Kledung, Harga Murah tapi Fasilitas Tidak Murahan

Gambar
  Gunung Sindoro  Liburan telah datang teman-teman, khususnya bagi yang hampir 6 bulan berkutat dengan pekerjaan sekolah, kuliah ataupun pekerjaan. Nah... untuk mengisi liburan sudahkah anda menyiapkan persenjataan untuk mengisi liburan akhir tahun ini?? Selain kondisi dompet tentu juga harus menyiapkan fisik, kesehatan dan jangan pernah berhenti untuk menjaga jarak, protokol kesehatan dan selalu pakai masker dimanapun berada. Karena meski tidak terlihat virus covid - 19 ini tetap menjadi momok tersendiri khususnya bagi para traveler, backpacker atau temen-temenya. Jika para travelers singgah di Jawa Tengah, banyak tempat yang cantik yang tidak boleh ditinggalkan karena di wilayah Jawa Tengah banyak sekali tempat-tempat nan eksotik yang sangat memanjakan mata, disamping untuk merefreshkan pikiran penat setelah sekian lama beraktivitas dalam kesibukan. Nah kali ini saya akan sedikit mengulas tempat wisata murah yang tidak murahan yang lokasinya mudah dijangkau dari jalan raya. ...

Mendaki Gunung Muria Puncak Natas Angin

Gambar
Mengunjungi kota Kudus yang paling khas di sana adalah Menara Kudus serta tempat ziarah untuk mengunjungi makam salah satu wali songo yakni Sunan Kudus, yang berlokasi di kaki Gunung Muria. Mendengar kata gunung Muria sendiri juga tidak asing saat melintas di kota kretek ini. Gunung yang tidak terlalu tinggi ini memiliki banyak puncak yang terlihat berjajar rapi. Akan tetapi puncak yang sering dikunjungi adalah Puncak songolikur (29), Puncak Argo Jembangan, Puncak Argo Piloso dan Puncak Abiyoso atau Puncak Natas Angin yang berada di Desa Rahtawu. Perjalanan menuju ke desa Rahtawu dihadapkan dengan jalan yang sudah beraspal meskipun ada beberapa yang berlobang namun tetap masih aman untuk naik kendaraan mobil ataupun dengan sepeda motor. Hanya pada malam hari harus exstra hati-hati karena medan jalan banyak tikungan-tikungan tajam dan ada yang berbatasan dengan tebing jurang, serta rawan juga tanah longsor jika saat musim hujan.  Khususnya Puncak Natas Angin, ini menjadi tujuan saya...

Gunung Semeru Sudah Dibuka Untuk Pendakian, Durasi Pendakian 2 Hari 1 Malam

Gambar
Kabar dibukanya Gunung Semeru sangat ditunggu-tunggu bagi para pendaki yang sudah merindukan sejak hampir satu tahun ditutup untuk pendakian. Tentu saja ini menjadi geliat para pendaki untuk mengagendakan untuk mendaki Gunung Semeru sebagai atap tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3676 MDPL.  Sebuah kebijakan baru dari manajemen pengelolaan pendakian gunung Semeru di Lumajang pada saat pandemi Covid 19 ini memberlakukan quota pendakian adalah 30% dari jumlah sebelumnya. Artinya kalau hari normal jumlah pendakian dalam satu hari adalah 600 orang kali ini hanya 120 orang saja. Kemudian durasi pendakian juga berbeda yang biasanya 3 hari dua malam kini berubah menjadi 2 hari 1 malam. Sehingga para pendaki bisa mengatur waktu dan ritme pendakian dengan sebaik mungkin. Selebihnya untuk peraturan masih sama seperti pendakian-pendakian sebelumnya. Sebaiknya sebelum melakukan pendakian cek websitenya terlebih dahulu dan booking online untuk registrasi dan untuk info persyaratan mendak...